Jakarta, CNBC Indonesia - Foto Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong yang mengenakan jam tangan senilai Rp 1,6 juta sempat viral pada awal 2023 lewat postingan Twitter dari akun Bryan Cheong. Seperti diketahui gaji dari Lee sendiri juga sangat diberitakan Channel News Asia, Perdana Menteri Negeri Jiran ini mengantongi gaji senilai SG$ 2,2 juta atau setara dengan Rp 24 miliar setahun. Jika dihitung dalam bulanan, maka gaji Lee kurang lebih sebesar Rp 2 gaji Rp 2 miliar, sangat mungkin bagi dirinya membeli jam tangan mewah seperti Rolex, Omega, Blancpain, Richard Mille, Audemars Piguet, dan brand mewah lainnya. Namun pilihan Lee untuk aksesoris penunjuk waktu ini justru jatuh ke Seiko 5 Automatic Seri SNKK87 dengan dial berwarna putih yang harga pasarannya sebesar Rp 1,6 jutaan di situs-situs e-commerce Indonesia. Lee juga tidak sendiri, beberapa menteri di kabinetnya pun sering tertangkap kamera mengenakan jam tangan murah. Sebut saja seperti Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Pendidikan Chan Chun Sing, dan jangan salah, di belahan dunia ini ternyata banyak sekali orang-orang kaya yang sering mengenakan jam tangan murah. Ingin tahu siapa saja mereka? Berikut ulasannya. 1. Bill GatesOrang terkaya ketiga di dunia ini mengantongi kekayaan senilai Rp 103,4 miliar atau Rp triliun, tapi pendiri Microsoft ini tidak pernah terlihat menggunakan jam tangan mewah. Adapun dua jam tangan yang sering digunakan Bill Gates harganya di bawah Rp 1,5 tangan murah itu adalah Casio Quartz Diver 200M WR yang harganya Rp 1,3 jutaan. Jam ini adalah jam tangan gaya diver penyelam klasik yang dari jarak 1 meter sekilas mirip dengan Rolex Submariner, hanya saja mesinnya menggunakan yang satu lagi adalah Casio W214H-1AV yang harganya Rp 275 ribu. Kalau yang ini adalah jam digital yang sekilas mirip Casio G Shock, tapi ini adalah versi Steve JobsMendiang pendiri Apple juga sering memakai jam tangan murah saat masih muda. Jam tangan itu adalah Seiko Chariot yang harganya setara dengan Rp 1,6 jutaan kali Steve Jobs wafat, jam itu dilelang dan tembus US$ atau Rp 646 juta. Seiko langsung merilis ulang jam ini dengan status edisi terbatas dan saat itu hanya dijual di pasar Barack ObamaSaat masih jadi Senator, Barack Obama sempat tertangkap memakai jam tangan Tag Heuer dengan harga Rp 10 jutaan. Tapi saat jadi Presiden, Obama malah turun sudah menduduki Gedung Putih, Obama lebih sering terlihat menggunakan jam tangan Jorg Gray 6500 Chronograph, jam yang sama dengan anggota Secret Service. Kabarnya, jam tangan ini diberikan sebagai hadiah ulang tahun Obama yang US$ 350 atau sekitar Rp 5,2 Richard BransonMiliuner pemilik Virgin Group yang sering jadi inspirasi banyak orang ini juga tidak pernah terlihat mengenakan jam tangan mewah. Pria nyentrik ini sering tertangkap mengenakan jam tangan pilot bermerek tangan asal Swiss itu punya desain yang sangat bagus dan klasik, namun harganya tergolong murah untuk orang tajir yaitu, US$ 320 atau Rp 4,7 Li Ka ShingOrang terkaya di Hong Kong yang sekarang berada di urutan 37 orang terkaya di dunia versi Forbes seringkali jadi buah bibir lantaran harga jam tangannya cuma Rp 6 jutaan. Jam tangan itu adalah Citizen Eco-Drive Attesa ATD53-3051 black titanium.Beberapa perusahaan distributor jam tangan Citizen bahkan sering menggunakan foto Li Ka Shing untuk konten Instagram untuk mempromosikan jam Citizen yang dia mencapai US$ 3,4 miliar atau Rp 523 triliun. Pria ini adalah pendiri CK Hutchinson dan sering disebut sebagai salah satu orang berpengaruh di Li Ka Shing bergerak di berbagai bidang, ada transportasi, real estate, jasa keuangan, dan lain-lain. Perusahaan Li menjadi salah satu konglomerat multinasional Hong Kong terkemuka yang beroperasi di lebih dari 50 negara dan mempekerjakan lebih dari karyawan di seluruh dunia. [GambasVideo CNBC] aak/aak
INTimedan TAG Heuer sepakat menjadi Timing Official Partner untuk pebalap GP2 andalan Indonesia, Rio Haryanto.
Jam tangan adalah alat penunjuk waktu sekaligus sebagai salah satu bagian penting dari fesyen dunia. Semakin canggih dan mewah jam tangan yang di pakai menunjukan seseorang yang benar-benar memiliki kedudukan. Jam tangan yang dulu hanya berfungsi sebagai penunjuk waktu menjadi salah satu bagian peting dalam perkembangan dunia fesyen saat ini. Persaingan produsen dunia untuk menciptakan sebuah jam berkualitas dan termewah di dunia kini mulai ketat, baik dalam pemasaran, desain dan bahan yang digunakan untuk membuat sebuah jam tangan. Apa saja produsen jam tangan di dunia. berikut 10 Merk Jam Tangan Termewah Asal Swiss 1. Maurice Lacroix Maurice Lacroix adalah salah satu Produsen Merk Jam Tangan Termewah Asal Swiss. Maurice Lacroic juga di dirikan pada tahun 1975 dengan kantor pusatnya di Zurich. Seri-seri terkenalnya terkenalnya membuat jam tangan Maurice Lacroix disebut sebagai masterpiece dalam dunia jam tangan yang mulai terkenal pada 1990. Dan hingga kini karya seni dan kemewahan yang di berikan memberikan tempat tersendiri bagi pencinta jam tangan di dunia. Perusahaan saat ini telah tersebar hingga 60 negara lebih. 2. Zenith Zenith merupakan produsen Merk Jam Tangan Termewah Asal Swiss yang membanggakan kualitas yang hebat dan presisi yang luar biasa. Awal perusahaan besar ini berdiri pada 1865 oleh seorang pria yang waktu itu baru berumur 22 tahun, bernama Georges Favre Jacot. Arloji yang paling terkenal yang berasal dari perusahaan ini adalah Chronograph El Primero. yang mulai di pasarkan pada tahun 1969 dan sangat populer pada saat itu bahkan sampai sekarang. Kinerja yang luar biasa membuat jam tangan yang dibuat menjadi tak tertandingi. 3. Baume Mercier Baume Mercier yang juga dikenal sebagai Baume et Mercier adalah Merk Jam Tangan Termewah Asal Swiss sejak tahun 1830. Perusahaan yang saat ini telah hadir di 70 negara dan telah memproduksi hampir jam tangan. Nama Baume Mercier sebelumnya hanya Baume dan berubah pada tahun 1918 pada awal perang dunia pertama. Saat ini jam tangan merek ini mewakili wajah-wajah terkenal seperti Ashton Kutcher, Andy Garcia, dan banyak lagi. 4. Audemars Piguet Salah satu perusahaan yang terkemuka di Swiss. Audemars Piguet didirikan pada tahun 1875 oleh Lules Louis Audemars dan Edward Auguste Piquet. Perusahaan ini memproduksi jam tangan dan aksesoris yang didukung oleh beberapa nama paling terkenal dalam film, olahraga dan lain sebagainya. Orang-orang yang memakai jam ini adalah Arnold Schwarzenegger,Sachin Tendulkar, Quincy Jones dan Rubens Barrichello. 5. Hublot Hublot dikenal sebagai produsen jam tangan paling mahal yang memiliki harga sekitar 5 juta dolar AS. Perusahaan ini dimulai pada tahun 1980,Hublot merupakan salah satu merek yang paling eksklusif dan mewah di dunia. Perusahaan ini memiliki sekitar 50 toko yang sangat eksklusif di beberapa kota paling terkenal di dunia. Perusahaan ini diakuisisi oleh LVMH pada tahun 2005 yang memiliki beberapa merek terbaik dan mewah yang dikenal di bawah kepemilikannya. 6. Rado Rado adalah salah satu nama terkenal dalam daftar perusahaan jam terpopuler di Swiss. Perusahaan ini tersebar hampir seratus negara dan menghasilkan setengah juta unit per tahun. Perusahaan yang didirikan pada tahub 1917 ini dikenal sebagai Schlup $ Co yang awalnya tidak membuat jam sama sekali. Namun akhirnya berganti nama pada tahun 1957. Scratchproof adalah produksi jam pertama di luncurkan pada tahun 1962 dan di jual secara diam-diam dengan nama itu. Produk terkenal dari Rado adalah DiaStar The Original yang merupakan jam tangan paling terkenal hingga sekarang. 7. Omega Omega merupakan produsen jam mewah yang paling terkenal di dunia. Mereknya telah tercatat resmi pada olimpiade sejak 1932 dan telah menjadi pilihan populer di dunia. Daftar panjang fesyen dunia pun mencatat banyak selebriti mengenakan jam omega ini, bahkan manusia pertama di bulan pun pernah memakai jam ini. Perusahaan ini didirikan oleh Louis Brandt pada tahun 1848 dan dimiliki oleh Swatch group. 8. Breitling Breitling didirikan pada tahun 1884 oleh Leon Breitling. Merupakan sebuah perusahan produksi jam dan aksesoris. produk yang selalu menonjolkan kemewahan dan struktur ilegan. Jam tangan ini benar-benar diproduksi di Swiss dan seluruh komponen berasal dari Swiss. Produk yang paling mahal yang pernah di buat adalah jam seharga sekitar USD. Ini adalah salah satu watchmakers langka yang memiliki gerakan chronograph mekanik sendiri.
Hublotdikenal sebagai salah satu produsen jam tangan mewah asal Swiss yang didirikan pada 1980 oleh seorang pria Italia bernama Carlo Crocco. Di Indonesia, jam tangan mewah ini dijual dengan harga mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Home Dunia Selama bertahun-tahun, AS menghadirkan pasar yang rumit untuk banyak merek Swiss Orang kaya di Amerika Serikat tidak peduli dengan jam tangan mewah dari Swiss. Mereka lebih suka belanja yacht, rumah mewah, atau mobil. Ketertarikan mereka tidak seperti para sultan atau crazy rich di Eropa dan Asia. Tapi pandemi mengubahnya. Sekarang jam tangan Swiss menemukan tren yang manis di Negeri Paman Sam. Selama pandemi di AS, telah terjadi lonjakan nilai barang koleksi dalam segala jenis — mulai dari kartu bisbol hingga video game vintage. Alasannya banyak, tetapi satu katalis utama adalah bahwa orang memiliki lebih banyak waktu dan lebih sedikit cara untuk membelanjakan uang mereka. Itu menyebabkan hampir semua hal yang dianggap langka dilihat sebagai investasi dan akhirnya menciptakan pasar sekunder yang kuat. Gelombang pasang tren itu mengangkat industri jam tangan kelas atas Swiss, dengan harga melonjak. “Ini telah menjadi bagian investasi,” kata Albert Ganjei, 68 tahun, yang, sebagai pendiri European Watch Company yang berbasis di Boston, telah menjual arloji selama hampir tiga dekade. “Itu benar-benar berubah.”Bus yang membawa rombongan manula ke Kasino tabrakan, 15 tewasAkhirnya Senat AS berikan persetujuan untuk kesepakatan plafon utangAngkatan Laut AS diincar peretasan China Sementara beberapa jam tangan sangat didambakan sehingga mereka menjual di lelang dengan harga fantastis - Patek Philippe baru-baru ini dijual seharga US$ 6,5 juta Rp933 miliar. Ekspor jam tangan Swiss ke AS meningkat 55 persen tahun lalu menjadi lebih dari US$3 miliar Rp43 triliun. Data ini membuat Amerika melewati China untuk posisi teratas pengimpor jam tangan asal Swiss. Pertumbuhan ini terjadi di tengah ketidakpastian di pasar utama industri lainnya. Invasi Rusia ke Ukraina dapat merusak kepercayaan konsumen di Eropa. Dan China sedang bergulat dengan wabah virus corona terburuk sejak awal pandemi. Selama bertahun-tahun, AS menghadirkan pasar yang rumit untuk banyak merek Swiss. Mereka menghadapi raksasa Rolex, yang masih menguasai sekitar sepertiga pasar. Keyakinan bahwa konsumen kaya Amerika lebih suka berbelanja secara royal untuk rumah mewah, kapal pesiar, dan mobil bukan lahan subur untuk pasar jam tangan Swiss. Anggapan umum juga menyebut bahwa orang Amerika tidak memiliki apresiasi yang sama untuk arloji yang rumit seperti pembeli di Eropa dan Asia. Tetapi beberapa tahun terakhir pemikiran itu semakin terkikis, ada semacam demam untuk menginvestasikan harta ke dalam brand bernilai tinggi di Amerika. Ada banyak alasan untuk memperkirakan pasarnya akan terus tumbuh. Di industri mewah AS, persentase yang dihabiskan untuk jam tangan masih lebih kecil daripada di pasar teratas lainnya, menurut Oliver Mueller, konsultan merek di LuxeConsult di Aubonne, Swiss. Untuk Swatch Group, yang membuat merek Tissot, Omega dan Blancpain, Amerika memiliki potensi besar, menurut kepala eksekutif Nick Hayek. Penjualan perusahaan di AS adalah sepertiga dari Asia, tetapi dua kali lipat tumbuh selama dua tahun terakhir. Salah satu alasan Hayek begitu optimis sekitar 70 persen konsumen AS tidak benar-benar tahu apa itu jam tangan mekanik, katanya. “Semakin kami menginformasikan dan melatih konsumen di AS, semakin besar potensi yang kami miliki,” kata Hayek. H. Moser & Cie, yang hanya memproduksi sekitar jam tangan setahun dengan harga rata-rata franc Swiss US$ atau sekitar Rp611 juta, membuka anak perusahaan Amerika bulan ini setelah AS menjadi pasar dengan pertumbuhan tercepat pada tahun 2020. Ketika kepala eksekutif Edouard Meylan bergabung dengan Swiss pembuat jam tangan pada tahun 2013, AS menghasilkan kurang dari 5 persen pendapatan, dan sekarang sekitar sepertiga. Jam tangan Swiss Group biasa melihat sekitar selusin model Rolex terjual habis di toko-tokonya di AS. Tapi sekarang permintaan begitu tinggi sehingga lebih banyak model membutuhkan daftar tunggu. Ini telah berkembang dengan toko baru di Cincinnati, setelah membuka beberapa toko lain di Minneapolis, Aspen dan Greenwich. Pandemi mendorong pembuat jam tangan — seperti banyak industri lain — untuk meningkatkan opsi e-commerce mereka, yang telah membantu menarik pembeli muda yang dibutuhkan untuk mempertahankan dirinya. Itu juga telah berinvestasi lebih banyak dalam pemasaran kepada mereka. Mr Meylan dari Moser memperkirakan bahwa usia rata-rata pelanggan perusahaan AS telah turun menjadi sekitar 40 dari 60 satu dekade lalu. “Selama lima tahun terakhir, kami telah melihat demografi menurun dalam usia,” kata Joshua Ganjei, yang mengikuti jejak ayahnya dan sekarang mengepalai European Watch Company. “Ada pengeluaran iklan yang lebih besar dari produsen untuk menargetkan mereka dan membuat mereka ketagihan pada usia yang lebih muda.” Jam tangan mewah juga menjadi makanan yang baik di media sosial. Di TikTok, ada banyak klip mulai dari influencer yang membuka kotak jam tangan hingga penggemar yang menjelaskan cara kerja jam tangan. Rolex memiliki akun resmi dengan hampir 23 ribu pengikut, meskipun tidak ada video yang diposting. Namun, tagar "Rolex" telah menghasilkan 2,5 miliar tampilan. “Media sosial menggandakan minat masyarakat terhadap jam tangan,” kata Meylan. Itu membantu menciptakan buih yang cukup untuk meningkatkan pasar di tempat-tempat seperti Austin, Texas, menurut Philip John Ingenito, manajer penjualan berusia 43 tahun di Bernard Watch, pengecer jam tangan di daerah tersebut.thenationalnews MY dari Kadin jadi tersangka korupsi BTS BAKTI Kominfo? Mengembalikan peran ayah di rumah Percobaan Aberdeen AI bantu dokter kenali kanker payudara Pemerintah resmi cabut aturan wajib masker Kedutaan AS di KL didemo buntut lelucon komedian tentang pesawat MH370 yang hilang Serbia 5 Isu warnai demo besar anti-pemerintah yang meledak usai penembakan massal
Sistemkami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS perusahaan jam tangan mewah asal swiss . Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS (Teka Teki Silang) populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu.
Pameran jam besar-besaran, Baselword di Swiss, berakhir senyap pada pekan lalu. Biasanya, di ajang tersebut, para produsen di "Negara Jam" ini saling berlomba memamerkan produk barunya untuk mendulang penjualan tinggi. Namun, kini, pasar jam, khususnya jam mewah asal Swiss semakin terjepit oleh tren jam pintar smartwatch.Selama lebih tiga dekade, jam tangan Swiss sempat merajai pasar dunia dengan nilai ekspor saban tahun sekitar US$ 20 miliar. Namun, sejak lebih setahun terakhir, nilai penjualannya terus gambaran, federasi industri jam Swiss mencatat, ekspor jam tangan dari negara itu pada Agustus 2016 turun hampir 9 persen menjadi 1,4 miliar franc Swiss. Ini merupakan penurunan berturut-turut dalam 14 bulan. Sedangkan Swatch, produsen terbesar jam di dunia, memperkirakan penurunan keuntungan 47 persen di awal tahun ini. Pada Februari lalu, ekspor perusahaan-perusahaan jam asal Swiss merosot 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Baca Inggris Tinggalkan Uni Eropa, Pasar Keuangan Dunia GuncangPara produsen jam Swiss yang rata-rata berumur ratusan tahun, mulai menyadari masa keemasan mereka dengan pertumbuhan yang tinggi pada tahun 2004 hingga 2012, sulit terulang kembali. Kala itu, menurut Thomas Chauvet, analis dari Citi seperti dilansir The Economist, Kamis 30/3, pembeli dari Cina mencapai separuh dari total penjualan jam asal Swiss. Kini, penjualannya terus merosot seiring krisis finansial dan perlambatan ekonomi Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Saking beratnya tekanan yang dihadapi, Bloomberg menyebut kondisi saat ini sebagai "badai sempurna" bagi perusahaan jam tangan asal mata uang franc Swiss dan gencarnya kampanye antikorupsi di Tiongkok serta jatuhnya renminbi, telah memangkas permintaan jam dari Tiongkok. Ditambah lagi, kenaikan harga emas memukul penjualan jam tangan mewah.Baca Demi Jual iPhone 7 di Indonesia, Apple Investasi Rp 585 MiliarDi sisi lain, jam pintar terus menggerogoti pasar jam tangan Swiss. Bahkan, sejak awal 2016 lalu, penjualan smartwatch untuk pertama kalinya telah melampaui jam tangan Swiss. Meskipun demikian Apple Watch telah berhasil meningkatkan pangsa pasar dan menjadi pembuat jam paling populer kedua di dunia, di belakang Rolex. Berdasarkan laporan Strategy Analytics, pengiriman jam pintar pada akhir 2015 mencapai 8,1 juta unit. Jumlahnya lebih tinggi dibandingkan pengiriman jam tangan Swiss sebanyak 7,9 juta unit. Penjualan jam pintar melonjak 316 persen dibandingkan tahun 8,1 juta jam pintar itu, sebanyak 5,1 juta merupakanbuatan Apple Inc. iWatch. Selain itu, sebanyak 1,3 juta adalah jam pintar Samsung, dan sisanya dari produsen lain. Tak heran, Apple kini diakui sebagai produsen jam terbesar kedua di dunia setelah pengamat melihat adanya perubahan tren penggunaan jam dari sebagai simbol status menjadi pemanfaatan teknologinya, khususnya oleh kaum muda. “Apakah mereka melihat jam tangan sebagai simbol status, sebagai alat informasi, atau sebagai perhiasan? Tidak ada yang tahu,” kata Jean-Claude Biver, yang telah menjalankan bisnis jam tangannya di jam kewalahan menghadapi selera generasi saat ini yang berubah-ubah. Swatch tetap menjalankan bisnis seperti biasa. Sementara itu di LVMH, Biver juga berjuang menggapai kaum milenial. Produsen barang-barang mewah ini mengalokasikan dua per lima dari iklannya secara langsung kepada calon pembeli. Tahun lalu, merek TAG Heuer milik LVMH memperkenalkan jam tangan pintar dengan teknologi Google dan ini terjual secara baik. Merek-merek lain pun akan mengikuti strategi tersebut. Pada Mei mendatang, merek Montblank milik Richemont akan mulai menjual jam tangan pintar dengan sensor detak jantung serta mikrofon yang tertanam di kategori jam tangan pintar sendiri masih belum mendapatkan pakemnya. Di Sillicon Valley serta tempat lainnya, orang-orang kebanyakan memilih ponsel pintar atau smartphone sebagai penunjuk waktu. Baca Apple akan Bangun Pusat Riset di Indonesia Awal 2017Perusahaan riset meluncurkan laporan penelitiannya mengenai pasar jam tangan pintar global. Berikut ini hasil penelitian tersebut, seperti dilansir InvestDailyNews, Jumat 31/3.Pemain dominanApple, Samsung, Sony, Polar, Asus, Huawei, ZTE, inWatch, Casio, TAG Heuer, TomTom, dan yang dicariAplikasi untuk kebutuhan pribadi, kesehatan, olahraga, dan yang diminatiApple Watch Kit, Android Wear, Tizen, dan Embedded OS
.