Buat kalian yang saat ini sedang berkecimpung di bisnis makanan, pasti pernah galau ketika pertama kali coba produksi tapi kemasan makanan yang digunakan hanya bisa mempertahankan kualitas produk dalam waktu yang relatif untung yang didapat, tapi justru kerugian yang ditanggung dan yang paling parah kesan pertama yang kurang bagus dari calon pelanggan. Jika pengalaman buruk ini sedang kamu alami, jangan khawatir karena sebenarnya ada banyak cara untuk membuat kemasan makanan yang bisa bikin produk di dalamnya lebih hanya tampilan desainnya saja yang harus bisa memikat konsumen, fungsi utama kemasan makanan juga harus bisa menjaga kualitas produk yang ada di dalamnya. Lalu, bagaimana cara mengemas produk makanan agar bisa awet tanpa obat pengawet? Cari tahu caranya disini!Pertama, yang harus kamu tahu adalah bau tengik pada makanan ringan umumnya disebabkan oleh bakteri. Nah, bakteri ini bisa muncul ketika ada udara atau uap air masuk pada kemasan. Biasanya udara atau uap air masuk melalui plastik kemasan makanan yang transparan atau ketika proses memasukkan produk dan bagian seal penutupnya kurang tidak ada udara maupun bakteri yang masuk ke dalam kemasan makanan, langkah yang bisa kamu lakukan yaitu memilih kemasan aluminium foil. Karena kemasan aluminium foil merupakan salah satu material yang tidak bisa ditembus matahari. Sehingga resiko adanya uap air maupun udara sangat kecil, dan bakteri pun tidak bisa berkembang pada kemasan yang kedua yaitu dengan menggunakan vacuum Caranya, produk makanan dimasukan dalam plastik kemasan yang tahan panas kemudian di vakum. Saat ini sudah ada mesin pengemas yang dilengkapi dengan vakum, umumnya untuk mengemas produk froozen food, makanan organik, atau keripik juga bisa. Agar bisa bertahan dalam waktu berbulan-bulan, produk yang sudah dikemas dengan kemasan plastik vakum kemudian disterilisasi dengan cara dikukus. Ada juga yang menggunakan silica gel agar tidak ada uap air yang cara yang ketiga yang paling sering digunakan para pelaku bisnis makanan ringan snack yaitu dengan menggunakan kemasan snack yang dilengkapi dengan gas nitrogen. Trend ini semakin berkembang, apalagi sekarang ini desain kemasan makanan ringan dengan gas nitrogen desainnya semakin beragam. Sehingga tampilannya jadi magnet tersendiri bagi calon bukan? Ada banyak cara yang bisa kamu pilih agar produk makanan yang kamu jual bisa tahan awet selama dikemas. Buat kamu yang masih bingung cari kemasan makanan dimana? Jangan khawatir bisa bantu kamu!Untuk konsultasi kemasan produk silahkan menghubungi tim support melalui email marketing atau mobile 0812-1511-1415. Semoga bermanfaat!
Meski fleksibel, tidak mudah pecah atau basah, juga murah harganya, plastik dapat mencemari lingkungan karena sulit terurai selama ratusan tahun. Efek penggunaan plastik membuat sebagian orang menciptakan pilihan baru pembungkus makanan yang lebih ramah lingkungan. Salah satu alternatif plastik sebagai pembungkus makanan adalah beeswax wrap. Dalam persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, branding menjadi hal yang harus dilakukan setiap pelaku usaha. Salah satu cara memperkuat branding adalah dengan menciptakan desain packaging makanan yang unik sehingga mampu menarik calon konsumen. Rahasia Membuat Desain Kemasan yang Menarik Proses pengemasan merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian proses produksi dan tentu saja memengaruhi biaya produksi. Untuk menekan biaya produksi, Anda bisa memilih harga plastik kemasan makanan ringan yang murah. Untuk skala usaha kecil, Anda bisa menggunakan alat bungkus plastik manual. Anda bisa menghemat biaya produksi dengan membeli alat sealer plastik murah yang banyak dijumpai di tempat jual packaging makanan. Namun, untuk skala besar, dibutuhkan mesin packaging untuk menghemat waktu. Sesuaikan harga mesin packaging yang akan dibeli dengan kebutuhan. Sebagai gambaran, harga mesin pengemas snack otomatis berkisar dari 3 jutaan hingga puluhan juta, tergantung jenisnya. Banyak yang berpikir, membuat kemasan yang unik membutuhkan biaya besar. Padahal, kemasan menarik tidak harus menyebabkan biaya produksi membengkak karena modal utamanya adalah kreativitas. Berikut ini rahasia mendesain kemasan produk yang menarik. 1. Menentukan Desain Salah satu fungsi kemasan adalah untuk mencantumkan informasi tentang produk yang perlu diketahui konsumen. Semua informasi tersebut harus disajikan secara menarik. Jika tidak cukup menguasai desain grafis, sebaiknya Anda menggunakan jasa desain grafis profesional. 2. Merancang Bentuk Kemasan Setelah menentukan desain gambar, warna, tipografi, dan sebagainya, sekarang waktunya memilih bentuk kemasan yang paling sesuai dengan produk Anda. Di sinilah diperlukan kreativitas untuk menciptakan packaging yang berbeda dari yang sudah ada di pasaran. 3. Memilih Warna Pemilihan warna juga berperan penting untuk membuat sebuah kemasan lebih menarik dan memperkuat branding. Sesuaikan warna dengan karakter produk, target pasar, dan image yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen, apakah cerah, colorful, elegan, dan sebagainya. 4. Menggunakan Kalimat Sederhana Untuk menuliskan informasi pada kemasan, perhatikan pemilihan kalimatnya. Hindari kalimat terlalu panjang, berelebihan, atau kalimat-kalimat tidak penting yang justru membingungkan pembeli. Gunakan kalimat sesederhana mungkin agar tampilan kemasan tidak terlalu “ramai”. 8 Contoh Desain Packaging Makanan yang Unik Dalam bisnis makanan, soal rasa sudah tentu menjadi hal yang paling penting. Namun, untuk bisa bersaing dengan usaha sejenis, tentu harus ada hal lain yang menjadi nilai plus. Anda bisa menyiasatinya dengan membuat kemasan yang unik. Mengapa kemasan yang menarik itu penting? Bayangkan jika ada dua produk makanan sejenis dengan rasa yang tidak jauh berbeda. Yang satu dikemas dalam plastik polos, satunya lagi menggunakan kotak warna-warni. Hampir bisa dipastikan, konsumen akan memilih yang kedua. Untuk menciptakan kemasan yang unik dan menarik memang tidak mudah. Dibutuhkan kreativitas dan ide-ide segar untuk menghasilkan kemasan yang benar-benar pas untuk produk Anda. Nah, 8 contoh kemasan produk makanan unik berikut ini mungkin bisa dijadikan inspirasi. 1. Wadah Makanan Ramah Lingkungan Berjualan makanan sambil berkampanye untuk lingkungan, kenapa tidak? Anda bisa berpartisipasi menyelamatkan lingkungan dengan menghindari penggunaan plastik sebagai kemasan karena plastik tidak bisa didaur ulang. Sebagai gantinya, buatlah kemasan ramah lingkungan dari kertas yang dapat didaur ulang seperti contoh di bawah ini. Bukan hanya itu, wadah dibuat dalam bentuk yang bisa digunakan sebagai pot untuk menanam pohon demi bumi yang lebih hijau. Menarik, bukan? 2. Kue Dalam Oven Ide kemasan yang satu ini sebetulnya sangat sederhana dan sangat cocok dengan produknya. Bukankah semua cake dihasilkan dari dalam oven? Ternyata, ide sederhana ini menjadi luar biasa setelah dieksekusi menjadi kemasan berupa sebuah oven mungil. Kemasan ini makin istimewa karena dibuat cukup detail dengan gambar tombol-tombol layaknya oven sungguhan. Saat dibuka, tampaklah kue mungil di dalamnya yang siap disantap. Hmm … serasa menikmati cake hangat yang fresh from the oven! 3. Kemasan Sekaligus Mainan Semangkuk serealia dan susu adalah menu sarapan favorit anak-anak saat bosan makan nasi. Supaya anak-anak semakin bersemangat, kenapa tidak membuat kemasan yang lucu dan colorful? Bukan hanya lucu, tetapi juga bisa sekaligus dijadikan mainan. Nah, jika Anda memproduksi snack anak-anak, tidak ada salahnya meniru dan memodifikasi ide ini. Anda bisa membuat kemasan dengan ukuran yang disesuaikan dengan isi produk dalam bentuk berbagai macam binatang. Dijamin, anak-anak senang mengoleksinya. 4. Rambut Pasta Memasak identik dengan perempuan. Membuat kemasan bergambar perempuan dengan rambut terbuat dari pasta, seperti makaroni dan spageti, sangatlah tepat. Tidak sulit membuatnya karena kombinasi antara kotak kertas dan plastik sudah banyak digunakan. Yang membuat kemasan ini unik adalah karena bagian transparan plastik dibuat berbentuk rambut. Hasilnya, seorang perempuan berambut keriting untuk makaroni dan berambut lurus untuk spageti. Anda bisa meniru ide ini dengan bentuk rambut disesuaikan dengan produk. 5. Kemasan Dwi Fungsi Kemasan dwi fungsi pasti disukai konsumen. Contohnya, jika Anda menjual kacang, buatlah kemasan dengan dua sisi satu untuk wadah kacang, sisi lainnya untuk kulit. Dengan begitu, Anda sudah mengedukasi konsumen untuk tidak membuang sampah sembarangan. Contoh lain adalah jika Anda menjual paket makanan dan minuman, buatlah kemasan yang didesain agar konsumen mudah membawa dan menikmatinya. Apalagi dilengkapi bonus berupa serbet mini yang manis dari kain atau kertas. 6. Pesan Tersembunyi Menyisipkan pesan lucu atau romantis di dalam kemasan bisa menjadi kejutan yang menyenangkan untuk konsumen. Buatlah pesan, kalimat, atau quote yang berbeda sehingga konsumen penasaran ingin membeli dan membeli lagi. 7. Wadah Saus Mini Banyak sekali makanan atau jajanan yang lebih nikmat jika disantap bersama saus. Menyertakan saus dalam saset sering kali menyusahkan pembeli ketika akan menyantapnya. Nah, kenapa tidak membuat inovasi kemasan praktis seperti di bawah ini? Pada contoh ini, kemasan dimodifikasi dengan membuat lubang kecil tempat menempelkan wadah saus mini. Camilan bisa langsung dicocolkan ke dalam saus tanpa perlu repot membuka sachet dan kebingungan menuangkan sausnya. 8. Tutup Sekaligus Sendok Kebanyakan produk selai yang ada saat ini tidak dilengkapi sendok untuk mengoles sehingga menyulitkan jika dibawa saat bepergian. Membuat kemasan dengan tutup berbentuk semacam pisau atau sendok kecil ini merupakan ide luar biasa, meski terlihat sederhana. Mesin Vacuum Packaging Produk makanan basah, makanan yang mudah basi, atau makanan beku harus dikemas dengan vacuum packaging dari Produk akan tetap segar, masa kedaluwarsa lebih lama, dan terlindung dari paparan udara dingin di dalam freezer sehingga tidak membatu. Mesin vacuum packaging bekerja dengan menghampakan udara atau menghilangkan oksigen dari dalam kemasan. Kondisi vakum akan menghambat bakteri tumbuh sehingga makanan tetap higienis, dan rasa, bau, serta tekstur makanan akan tetap terjaga. Keunggulan mesin vacuum packaging ramesia adalah harganya terjangkau, sebanding dengan manfaat yang akan Anda dapat. Mesinnya juga mudah dioperasikan, tidak dibutuhkan keahlian khusus. Desain yang kompak membuat mesin mudah disimpan saat tidak digunakan. Persaingan di dunia usaha, khususnya kuliner, semakin ketat. Selain berinovasi dalam hal rasa, para pelaku bisnis kuliner juga harus kreatif menciptakan packaging makanan yang unik dan menarik. Keduanya akan membuat Anda bisa bertahan, bahkan memenangkan persaingan. List Harga Sealer Plastik. Menemukanbahan plastik yang tepat untuk mengemas produk makanan ringan memang cukup rumit. Pasalnya, setiap produk snackpasti memiliki tingkat keunikan dan sensitivitasnya tersendiri terhadap banyak hal yang memengaruhi penurunan kualitasnya. Jika jenisnya kering, produsen dapat menggunakan kemasan standinKemasan dapat digolongkan berdasarkan beberapa hal antara lain Frekuensi Pemakaian Ø Kemasan Sekali Pakai Disposable, yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik es, bungkus permen, bungkus daun, karton dus, makanan kaleng. Ø Kemasan yang Dapat Dipakai Berulang Kali Multi Trip, seperti beberapa jenis botol minuman limun, bir dan botol kecap. Wadah-wadah tersebut umumnya tidak dibuang oleh konsumen, akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Ø Kemasan yang Tidak Dibuang Semi Disposable. Wadah-wadah ini biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai, misalnya kaleng biskuit, kaleng susu, dan berbagai jenis botol. Wadah-wadah tersebut digunakan untuk penyimpanan bumbu, kopi, gula, dan sebagainya. Struktur Sistem Kemas Berdasarkan letak atau kedudukan suatu bahan kemas di dalam system kemasan keseluruhan dapat dibedakan atas Ø Kemasan Primer, yaitu bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan kaleng susu, botol minuman, bungkus tempe Ø Kemasan Sekunder, yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus, keranjang tempe, dan sebagainya. Ø Kemasan Tersier dan Kuartener, yaitu apabila masih diperlukan lagi pengemasan setelah kemasan primer, sekunder dan tersier. Umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan. Sifat Kekakuan Bahan Kemas Ø Kemasan fleksibel, yaitu bila bahan kemas mudah dilenturkan, misalnya plastik, kertas, foil. Ø Kemasan kaku, yaitu bila bahan kemas bersifat keras, kaku, tidak tahan lenturan, patah bila dipaksa dibengkokkan. Misalnya kayu, gelas, dan logam. Ø Kemasan semi kaku/semi fleksibel, yaitu bahan kemas yang memiliki sifat-sifat antara kemasan fleksibel dan kemasan kaku, seperti botol plastik susu, kecap, saus dan wadah bahan yang berbentuk pasta. Sifat Perlindungan Terhadap Lingkungan Ø Kemasan Hermetis, yaitu wadah yang secara sempurna tidak dapat dilalui oleh gas, misalnya kaleng dan botol gelas. Ø Kemasan Tahan Cahaya, yaitu wadah yang tidak bersifat transparan, misalnya kemasan logam, kertas dan foil. Kemasan ini cocok untuk bahan pangan yang mengandung lemak dan vitamin yang tinggi, serta makanan yang difermentasi. Ø Kemasan Tahan Suhu Tinggi, jenis ini digunakan untuk bahan pangan yang memerlukan proses pemanasan, sterilisasi, atau pasteurisasi. Tingkat Kesiapan pakai Ø Wadah Siap Pakai, yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya. Ø Wadah Siap Dirakit atau disebut juga wadah lipatan, yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik. Macam-macam Bahan kemasan Kain Blacu Digunakan untuk mengemas bahan pangan tepung, seperti tepung terigu atau tepung tapioka. Dibuat dalam bentuk kantung-kantung yang berkapasitas 10 – 50 kg. Kelebihannya adalah tidak mudah sobek/ kuat kainnya, flesibel, mudah dicetak dan murah harganya. Kelemahannya memiliki permiabilitas udara yang jelek dan tidak kedap air. Kertas Kertas “greaseproof” dapat digunakan sebagai pengemas utama mentega, margarin, daging, kopi, dan gula-gula. Mirip kertas karton namun memiliki kekedapan terhadap perembesan lemak. Kertas “glassine” dibuat 80% dari kertas greaseproof namun memiliki ketahanan terhadap udara dan lemak yang kuat, permukaanya halus, serta mengkilat. Sering digunakan untuk mengemas roti yang berkadar lemak tinggi. Kertas “kraft” kertas yang dibuat dari bubur sulfat dan kayu kraft yang berasal dari Swedia dan Jerman. Memiliki sifat yang lebih kuat dari kertas Glassine, sehingga bahan pangan yang dibungkus dengan kertas ini akan tetap kering lebih-lebih bila permukaannya dilem dengan resin. Kertas ini biasanya digunakan untuk mengemas keju di Negara-negara eropa. Gelas Terbuat dari campuran pasir C2O, soda abu, dan alumina. Bersifat inert tidak bereaksi dengan bahan pangan Kuat tahan terhadap kerusakan akibat pengaruh waktu Transparan bentuk dan warna bahan pangan dapat dilihat. Kelemahannya adalah mudah pecah, tidak dapat digunakan untuk bahan pangan yang peka terhadap sinar. Agar tidak mudah pecah sebaiknya bagian permukaan gelas dilapisi dengan lilin wax dan silika yang halus. Metal / Logam Bahan yang sering dipakai Kaleng tin plate dan almunium. Tin plate adalah wadah yang terbuat dari baja yang dilapisi timah putih yang tipis, bagian dalamnya juga dilapisi dengan lapisan email. Lapisan email tersusun atas senyawa oleoresin, fenolik, vinil, dan lilin. Fungsi email adalah untuk mencegah korosi dan mencegah kontak antara metal dengan bahan pangan. Misal email fenolik digunakan untuk melapisi kaleng pengemas bahan ikan dan daging. Aluminium Aluminium memiliki keuntungan sebagai bahan pengemas, yaitu memiliki berat yang lebih ringan dibanding baja. Aluminium juga mudah dibentuk sesuai keinginan. Aluminium lebih tahan korosi karena bisa membentuk aluminium oksida. Kelemahan aluminium adalah mudah berlubang dibanding baja dan lebih sukar disolder sehingga sambungan kemasan tidak benar-benar rapat. Plastik Penggunaan plastik dalam pengemasan sebenarnya sangat terbatas tergantung dari jenis makanannya. elemahan plastik adalah tidak tahan panas, tidak hermetis plastik masih bisa ditembus udara melalui pori-pori plastik, dan mudah terjadi pengembunan uap air didalam kemasan ketika suhu turun. Jenis plastik yang digunakan dalam pengemasan antara lain polietilen, cellophan, polivinilklorida PVC, polivinil dienaklorida PVDC, polipropilen, poliester, poliamida, dan polietilentereptalat PET. Polietilen adalah jenis plastik yang harganya paling murah dan memiliki beberapa varian antara lain Low Density Polyetilene LDPE, High Density Polyetilene HDPE, dan Polietelentereptalat PET. Polietilen memiliki sifat kuat bergantung variannya, transparan, dan dapat direkatkan dengan panas sehingga mudah dibuat kantong plastik. Cellophan sebenarnya terbuat dari serat selulosa yang disulfatasi. Cellophan dapat dipergunakan untuk membungkus sayuran, daging, dan beberapa jenis roti. Cellophan yang dilapisi nitroselulosa mempunyai sifat yang tahan terhadap uap air, fleksibel, dan mudah direkatkan dengan pemanasan. Cellophan yang dilapisi PVDC tahan terhadap uap air dan kedap oksigen sehingga baik untuk mengemas makanan yang mengandung minyak atau lemak. Polivinilklorida PVC jenis plastik yang kuat, namun memiliki kelemahan yaitu dapat berkerut Shrinkable dan sering digunakan untuk mengemas daging atau keju. Polivinildienaklorida PVDC jenis plastik yang kuat, tahan terhadap uap air dan transmisi udara. Sering dugunakan dalam pengemasan keju dan buah-buahan yang dikeringkan. Edible film Edible film adalah bahan pengemas organik yang dapat dimakan sekaligus dengan bahan pangan yang dikemasnya, biasa terbuat dari senyawa polisakarida dan turunan lemak. ahan yang digunakan antara lain polisakarida yang berasal dari rumput laut agarose, karaginan, dan alginat, polisakarida pati, amilosa film, gelatin, gum arabik, dan turunan monogliserida. Contoh pengemasan edible film adalah pada sosis, permen, kapsul minyak ikan, sari buah dan lain-lain. Karton Karton sebenarnya merupakan bagian dari kertas namun lebih sering berfungsi sebagai wadah luar atau sebagai penyokong wadah utama dalam pengemasan bahan pangan agar lebih kuat, dan rigid. arton memiliki kelebihan antara lain elastisitas lebih baik dibanding kayu, dapat dicetak pada permukaannya, dapat dikerjakan secara masinal, pemakaiannya mudah, dan dapat dilipat sehingga tidak memerlukan ruang luas. Bahan Pengemas Tradisional a. Daun Digunakan secara luas, bersifat aman dan bio-degradable, yang biasanya berupa daun pisang, daun jati, daun bambu, daun jagung dan daun palem. Lebih aman digunakan dalam proses pemanasan dibanding plastik. b. Gerabah Digunakan sejak zaman dahulu, aman bagi bahan pangan asal tidak mengandung timbal. Gerabah yang diglasir bersifat kedap air, kedap udara, mampu menghambat mikrobia, dan bersifat dingin sehingga cocok untuk mengemas bahan pangan seperti saus, madu, anggur, minyak, curd/dadih dll. Cara Pengemasan Secara manual, dengan menggunakan tangan tanpa bantuan alat/mesin. Contohnya membungkus tempe dengan daun atau plastik, kembang gula, membungkus teh dalam kemasan kertas, dan sebagainya. Semi mekanik, menggunakan tangan dengan dibantu peralatan tertentu, misalnya menutup botol kecap/minuman, penggunaan heat sealer untuk merekatkan plastik. Mekanis, dengan mesin kemas yang digerakkan oleh tenaga listrik/motorberkecepatan tinggi. Umumnya proses pengemasan bersamaan dengan proses pengisian bahan dalam satu unit mesin seperti pengisian botol minuman ringan, obat-obatan, dan sebagainya. Sumber
Berikut ini cara packing frozen food yang tepat dan tahan lama. 1. Membersihkan Bahan Makanan Terlebih Dahulu. Tahapan pertama yang harus dilakukan sebelum mengemas frozen food adalah membersihkan bahan makanan sampai bersih. Baik mentah, setengah matang, sampai makanan matang harus dipastikan kebersihannya terlebih dahulu.Ketika anda memiliki bisnis usaha produk makanan ringan, maka membuat merek atau label kemasan yang dapat menunjukkan kualitas dari produk tersebut. Tentunya akan menjadi salah satu strategi dalam menunjang suksesnya ini ada berbagai macam jenis makanan ringan dengan berbagai rasa yang pasti sering anda nikmati pada setiap kesempatan. Berbagai jenis makanan ringan yang sering disebut snack ini pada umumnya tidak lepas dari usaha home industri atau makanan ringan bahkan dalam penyajiannya sudah mulai memperhatikan segi penampilan kemasan yang menarik. Serta diberi nama produk yang sering disebut brand, label, cap atau stiker. Dalam hal ini memang diperlukan ketrampilan dan kerajinan dalam pembuatan logo dan desain untuk menarik perhatian hal yang harus dicantumkan pada sebuah merek atau label produk makananSecara umum ada 4 poin yang harus diperhatikan oleh pemilik produk makanan. Ketika ia akan mendesain sebuah nama dagang atau label merek pada produk makanan diantaranya ialah Sertifikasi halalIzin DepkesIzin PIRTDan Izin dari BPOMPencantuman nama brand dari produk makanan ringan tersebut sebaiknya juga disertai dengan sertifikasi halal dari MUI selaku lembaga pemberi sertifikat halal. Sertifikasi halal perlu diberikan supaya konsumen mendapatkan ketenangan saat sedang mengkonsumsi suatu jenis produk sertifikasi halal ada juga izin Depkes yang dikeluarkan oleh lembaga Dinas Kesehatan daerah setempat. Baik dari kota maupun kabupaten dengan penulisan Depkes RI P-IRT No. XXXXX pada label kemasan. Yang artinya Departemen Kesehatan RI Pangan Industri Rumah Tangga Nomor PIRT dari Depkes adalah suatu izin usaha yang diberikan untuk produk makanan yang dihasilkan dari usaha rumah tangga atau Industri Skala Rumahan. Biasa disingkat ISR yang mempunyai omzet dibawah Rp. dengan hasil produksi seperti misalnya keripik, kerupuk atau juga izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sering disingkat Badan POM atau BPOM merupakan lembaga yang mengawasi peredaran obat-obatan dan satu fungsi dari BPOM ini adalah untuk memeriksa apakah makanan yang beredar sudah memenuhi standar dan persyaratan keamanan, manfaat dan mutu produk yang ditetapkan dan sebagai tindakan pencegahan sebelum makanan tersebut beredar luas di masyarakat disertai tindakan penegakan dari BPOM ini dikeluarkan untuk produsen skala besar dengan tulisan BPOM RI MD No. XXXXX untuk produk buatan dalam negeri dan BPOM RI ML No. XXXXX untuk produk buatan luar dan kekurang antara label produk dengan sablon plastik dan kertasSementara dibawah ini akan dijelaskan mengenai perbedaan penggunaan label produk kemasan antara menggunakan tehnik sablon plastik atau sablon kertas. Keduanya mempunyai keuntungan dan kekurangan masing-masing yaitu sebagai berikutMembuat Merk Kemasan dengan Cara Sablon PlastikSablon plastik adalah teknik mencetak gambar pada media plastik, biasanya digunakan untuk wadah makanan. Membuat merk dengan cara sablon plastik akan membuat kemasan lebih rapi disertai tulisan, gambar, desain yang menarik juga tentunya lebih higienis karena tidak ada kertas atau benda lain di dalam kemasan sablon plastik ini juga mempunyai kekurangan yaitu dari segi biaya. Karena dengan menggunakan kemasan plastik yang disablon tentu biaya akan menjadi sedikit lebih mahal dibandingkan sablon anda baru saja memulai usaha home industri tentu akan menambah beban biaya produksi yang berakibat pula pada makin mahalnya harga jual produk Merk Kemasan dengan Cara Sablon KertasMencetak merk kemasan di atas label kertas dengan cara sablon kertas tentu biayanya lebih murah dibandingkan dengan mencetak merk kemasan dengan memakai cara sablon sayangnya berbagai jenis makanan ringan yang beredar kebanyakan diolah dengan cara digoreng. Jadi apabila membuat label makanan dengan cara dicetak di atas kertas dengan menggunakan sablon kertas akan sangat berbahaya jika kandungan minyak di dalam makanan ringan tersebut meresap ke dalam label kertas, dan akan membuat tinta yang ada di atas kertas label menjadi luntur yang tentu saja berbahaya bagi ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut seperti dengan cara memasukkan label makanan tersebut ke dalam plastik kecil dan tipis untuk kemudian dapat diletakkan dibagian depan kemasan makanan produksi penjelasan singkat di atas mengenai isi tulisan yang terdapat dalam label kemasan beserta cara membuat label merk kemasan yang mungkin dapatPlastik – Pengertian, Sejarah, Jenis, Bahan, Proses & Dampak. Siapa yang tidak mengenal plastik? Hampir semua barang yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari terbuat dari plastik, seperti kemasan makanan, peralatan rumah tangga, botol minuman, sampai kantong kresek. Hal ini bukan tanpa alasan, karena plastik merupakan bahan yang sangat Bagi Anda yang menjalankan bisnis makanan ringan atau akan berbisnis makanan ringan, memahami jenis plastik kemasan yang cocok untuk makanan ringan sangat diperlukan. Jenis plastik untuk usaha makanan ringan sangat banyak jenisnya. Dengan mencari tahu yang paling sesuai, tentu saja nantinya usaha makanan ringan Anda akan jadi lebih safety sampai di tangan konsumen. Produk Anda juga akan terlindungi dengan sempurna. Informasi selengkapnya tentang jenisnya bisa Anda simak dalam uraian berikut! Jenis Plastik Kemasan yang Cocok Untuk Makanan RinganPlastik kemasan aluminium foilPlastik kemasan mettalizeHigh density polyethylene HDPELow density polyethylene LDPEPolipropilen PPPoli etilen tereftalat PET Polivinil klorida PVC Plastik kemasan aluminium foil Aluminium foil merupakan sebuah kemasan yang dibuat memanfaatkan bahan dasar sesuai namanya. Kemasan ini menjadi sebuah kemasan yang banyak dipakai untuk produk yang cara penyimpanannya harus terlindung dari sinar matahari. Produk yang mudah menggumpal pun perlu dikemas dengan kemasan aluminium foil. Seringkali kemasan ini dipakai pengemasan untuk produk seperti bumbu – bumbu, jamu, produk kopi, produk serbuk minuman kecantikan seperti collagen yang sekarang ini banyak terjual dan masih banyak lagi. Bahkan banyak produk makanan ringan seperti keripik, makaroni, seblak kering yang dikemas dengan menggunakan kemasan ini. Isi dari kandungan dan tingkat kebersihan dari suatu produk pun akan terjaga jika dikemas dengan produk ini. BACA JUGA Peluang Usaha Makanan Yang Bisa Dititipkan Di Warung Cara Membuat Nama Unik Untuk Usaha Makanan Yang Menjual Plastik kemasan mettalize Kemasan metallize memiliki warna dasar mengkilat dan kemasan ini hampir serupa dengan kemasan yang kita bahas sebelumnya yaitu aluminium foil. Pelaku usaha seringkali tidak sadar bahwa kemasan ini padahal konstruksi kemasannya sangat berbeda dengan aluminium foil. Kemasan jenis ini memang bagus, akan tetapi tidak bisa memberikan perlindungan produk makanan dari cahaya matahari 100%. Kemasan ini hanya mampu memberikan batasan atas cahaya masuk ke dalam sehingga kualitas produk tidak akan berkurang karena cahaya langsung. Kemasan metalized juga memiliki harga cukup murah terlebih jika dibandingkan dengan aluminium foil, akan tetapi kualitasnya pun masih berada di bawah aluminium foil. Sehingga tak jarang sering memiliki kemasan ini sebagai alternatif kemasan pengganti aluminium foil. High density polyethylene HDPE Jenis plastik kemasan ini cukup banyak digunakan untuk produk makanan ringan dengan kemasan besar atau untuk produk makanan berupa frozen food. High density polyethylene atau HDPE merupakan jenis plastik untuk kemasan yang sangat aman dengan ciri – ciri berikut ini Bahan lebih kuat Warna buram Tahan lama Cukup tahan dengan suhu tinggi Plastik HDPE biasanya dipakai sebagai bahan baku dalam pembuatan toples plastik dan Tupperware. Tak perlu khawatir dengan kualitasnya karena bahkan sudah terbukti tahan dalam mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik dengan bahan HDPE dan produk makanan yang ada di dalamnya. Hanya saja yang disayangkan, jenis kemasan ini sangat tidak efektif dengan trend jual beli saat ini yang cenderung dijual secara online. Terlebih untuk makanan ringan yang bahkan sudah bisa dikemas dengan aluminium foil atau plastik biasa saja. Dengan kemasan ini biasanya akan menambah biaya ongkir karena kemasan yang lebih tebal dan lebih berat dibandingkan jenis kemasan yang kita sudah bahas sebelumnya. BACA JUGA Peluang Bisnis Makanan Yang Modalnya Cepat Kembali Ide Bisnis Makanan Yang Paling Menguntungkan Saat Ini! Low density polyethylene LDPE LDPE bersifat kuat, kedap air, fleksibel dan permukaannya mengandung lilin. Jenis plastik kemasan yang cocok untuk makanan ringan ini biasanya dipakai sebagai pembungkus makanan ringan dan makanan siap santap secara langsung. Biasanya plastik ini sering dipakai untuk mengukus sehingga produk frozen food banyak yang menggunakan jenis plastik yang satu ini. Polipropilen PP Plastik kemasan ini keras namun fleksibel, memiliki permukaan berlilis dan tidak jernih namun tembus cahaya. Kemasan ini juga tahan terhadap panas dan bahan kimia atau minyak. Makanan ringan seperti biscuit, chips dan sereal banyak menggunakan plastik kemasan ini. Bahkan dipakai untuk kemasan makanan berat pun cukup tahan dan kelebihannya lagi tahan jika dipanaskan dengan menggunakan microwave. Poli etilen tereftalat PET Sifat bahan plastik PET kuat, jernih, kedap gas dan air. Dalam menggunakan kemasan plastik ini sebaiknya tidak dipanaskan di suhu lebih dari 60 derajad celcius. Kemudian untuk pemakaian hanya bisa digunakan satu kali saja. Selain makanan ringan basah yang bisa dikemas dengan PET, banyak perusahaan selai dan sambal mengemas produk mereka dengan kemasan jenis ini. Polivinil klorida PVC PVC terbagi ke dalam dua jenis. Jenis pertama bersikap kaku atau semi kaku. PVC ini memiliki konstruksi plastik yang keras, jernih, kuat dan bentuknya dapat diubah dengan larutan sebagai contoh botol untuk jus, botol air mineral, dan sebagainya. Jenis kedua adalah PVC lunak yang sifatnya dapat dikeruhkan dan jernih. Sebagai contoh pada pembungkus makanan. Namun jenis PVC yang kedua ini digunakan untuk makanan yang berminyak atau berlemak atau juga mengandung alkohol utamanya dalam kondisi panas. Itulah berbagai jenis plastik kemasan yang cocok untuk makanan ringan. Anda bisa memilih salah satu jenis plastik di atas dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda dalam pengemasan produk. BACA JUGA Pentingnya Membuat Bisnis Plan Makanan Bagi Pelaku Usaha Peluang Bisnis Makanan Online Rumahan Omzet Jutaan Rupiah 5 Jenis Bisnis Makanan Online Yang Laris Diburu Konsumen Unsur Utama Dari Contoh Proposal Bisnis Makanan Yang Baik KLIK DONASI SEKARANG Jika bermanfaat, berikan donasi kepada penulis untuk biaya kelola . Terima kasih